Tampilkan postingan dengan label Necapruk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Necapruk. Tampilkan semua postingan

2012/08/04

Kostum Super Hero


Kita sering kali mendengar cerita tentang Super Hero yang berada di beberapa cerita atau pun layar kaca. Mungkin Anda juga memiliki super hero yang dikagumi, seperti Superman, Batman, atau mungkin super hero lainnya yang berada di dalam atau pun luar negeri. Mereka pun memiliki kelebihan yang sangat luar biasa dari tokoh-tokoh tersebut mulai dari bisa terbang, memiliki teknologi yang canggih atau kekuatan yang luar biasa. Tapi, mereka pun memiliki kesamaan tersendiri,  beberapa kesamaan diantaranya:
1.       Memakai sayap.
Mau yang bisa terbang atau tidak ada beberapa super hero pada bajunya yang menggunakan sayap. Dengan beberapa variasi atau pun bentuk yang disesuaikan dengan kostumnya. 

2.       Menutup muka.
Ya pastilah kebanyakan super hero, menggunakan penutup muka biar tak kelihatan identitas aslinya.  Dengan bentuk dan variasi yang bisa dibilang unik, disesuaikan dengan kostum yang dipakainya.

3.       Memakai CD di luar.
Inilah yang paling unik yang mungkin bisa dilihat dari beberapa banyak super hero. Yaitu seperti menggunakan Cd di luar. Mungkin saja cd nya itu terbuat dari baja jadi kalau ada yang nendang tuh tak ngefek apa-apa.

4.       Memakai pakaian yang ketat atau pun berotot.
Ya kalau pake yang longgar siapa tahu aja nyangkut pada saat beraksi. Karena kalau dilihat gak ada super hero yang ga six pack kecuali kalau emang dah tua tuh si super hero-nya karena bisa berubah menjadi one pack.

Nah, dari beberapa hal di atas ada sebuah cerita nih:
Suatu ketika ada seseorang yang sangat menggemari seorang super hero yang kira-kira memiliki ciri-ciri seperti di atas. Ia pun menceritakan panjang lebar tentang kekuatan yang dimiliki sampai hal-hal yang lainnya. Setelah Ia menceritakan secara panjang lebar, akhirnya salah seorang dari teman mereka pun melontarkan sebuah pertanyaan.
“heh, ni super hero kegemaran mu itu memakali topeng terus sayap dan juga yang lainnya, yang bikin aku geli sih itu pake cd di luar. Emang, apa sih kegunaannya?”
Ia pun sejenak terdiam, lalu datanglah teman yang satunya lagi, “heh apa kalian mau tau kenapa mereka menggunakan itu semua. Nih, aku kasih tahu ya.” Belum saja mereka selesai menjelaskannya, tiba-tiba datanglah super heronya, biar aku saja yang menjelaskannya.
Yang pertama, kenapa mereka memakai topeng karena selain tidak ingin ketahuan identitasnya karena mereka tuh malu kenapa mereka harus memakai kostum yang cd-nya di luar.
Yang kedua, kalau pun cd-nya melorot kan mereka masih pake topeng, jadi gak malu karena gak ketahuan mukanya.
“Terus kalau sayapnya?”
Kalau sayapnya, sih itu buat antisipasi kalau misalnya pada saat melorot, atau pas topengnya kebuka tuh mereka kan bisa tutupin pake sayapnya atau mukanya bisa langsung ditutupin pake sayapnya itu.
“Yang terakhir kalau cd-nya?”
Nah kalau cd yang di luar tuh, selain karena buat menutupi sesuatu karena pakaiannya yang ketat. Karena dipakai di luar pastinya masih bersih tuh. Ya, kalau topeng ama sayapnya lepas itu bisa dipakai buat cadangan nutupin mukanya biar gak kelihatan identitas aslinya.

"Ooooohhhhhh... jadi gitu ya?" Kata kedua temannya yang sedang mendengarkannya.
read more...

2012/07/24

Anak Anjing yang Bisa Berbicara.

Anjing dan kucng
Pada suatu waktu, ada seseorang yang membaca berita tentang Anjing yang melahirkan kucing atau bahkan sebaliknya. Nah, pada saat itu ia pun bertanya-tanya bagaimana bisa ya ada Anjing yang melahirkan seekor kucing ?
    Lalu datanglah seorang lagi temannya dan bertanya, kenapa temannya itu termenung? Lalu, temannya itu menceritakan keanehan yang terjadi itu.
    Temannya itu menjawab dengan lempengnya, "itu sih karena sekarang ini banyak anjing yang akur sama kucing. Kalau misalnya anjing masih tetep tidak akur sih gak akan terjadi seperti itu. Kemudian ia pun meneruskannya itu sih tidak seberapa."
    "Emangnya ada gitu yang lebih aneh lagi."
"Ada", jawabnya.
"Yang kayak gimana, sih. Dapat berita dari mana tuh ?"
"Ia, ada seekor anjing betina yang melahirkan anak anjing." jawabnnya.
"Ya, di mana anehnya kalau begitu?" jawab teman yang satu lagi sambil tertawa.
" Eits, tunggu dulu. Pada saat lahir pada saat sang pemiliknya yang kebetulan seorang laki-laki, pun menghampirinya, lalu anak anjing itu bilang "Bapaaaaakkk", lebih aneh lagi kan?

ahhahahahahahhahahahhahaha....

Ini Cerita Fiktif.

Ncapruk lainnya:




read more...

2012/05/27

JIMBOT

Al kisah ada seorang anak yang minta dibeliin yang sering disebut "jimbot".

" Mak, beliin jimbot dong?" Kata anaknya sambil merengek-rengek.
"Iya", Kemudian Ibunya pun membelikannya, di dalamnya ada permainan yang ada suaranya.
Anak itu pun senang karena telah dibelikan mainannya? Kemudian, ia pun mulai asyik memainkannya.
Tak lama kemudian ibunya yang sedang berada di halaman pun mendengar suara "brraaaakkkk..." sesuatu yang dibanting.
Kemudian, ibunya pun menghampiri anaknya.
"lho kok kamu banting itukan baru saja dibeli?"
"Ah...bu ogah ah, soalnya mainannya ngata-ngatain aku melulu. Pertamanya sih bilang "Boleh juga tuh!"
Tapi ke sini-sininya malah ledekin aku mulu "Bego...lu!"," Bego...lu!"

"Hmmpptt..." ibunya pun menahan tawanya sambil memungut mainan yang berceceran di lantai.


read more...

2012/04/10

Matahari, Awan, dan Bulan

Ini hanyalah sebuah perbincangan antara Matahari, Awan, Bulan. Pada siang hari, ketika mereka sedang berkumpul di temani angin yang sedang bersiul.
    " Hey Matahari, kamu tahu gak ? Kalau misalnya aku sedang menurunkan hujan ke bumi. Orang-orang di bawah sana pasti menanyaimu." Kata Awan.
   " Oh,ya ?" Jawab Matahari.
   " Kadang-kadang mereka pun menggerutu dan malah mecai-maki aku." kata Awan.
   " Bagaimana bisa ? Padahal kan kamu menurunkan hujan untuk membuat tumbuhan dan menyimpan cadangan air untuk mereka juga, bukan?" jawab Matahari.
   " Emang seperti itu, apa cuman kamu saja yang seperti itu ? Aku pun demikian, kalau aku lagi benar-benar memberikan cahaya biar terang pun mereka bilang, aku sedang mencari Awan atau hujan ? " tambah Matahari.
  " Emang aku gak kaya gitu, kalau saja aku bersiul terlalu keras mereka pun mereka pasti marah padaku. Padahal kalau gak ada aku bagaimana mereka bisa bernafas, padahal kan yang menyuruh aku bersiul pun tak pernah marah kepadaku." tandas Angin.  

  " Bener kan Bulan ?   " ZZZZZZZZZzzzzzaz... Hey, bangun bentar dong. "  ZZZZZZZzzzzzzz....Apaan sih Awan ini kan bukan waktunya aku untuk muncul? kalau aku sih banyak yang nanya kalau tidak ada, kalau separuh, setengah atau kalau ukuranku penuh. Katanya, itu siapa yang memakan aku  kok tinggal separuh ? Kalau tak ada pun di bilang itu siapa yang menghabisakan? Malah aku selalu digadang-gadangkan dengan nenek-nenek dan sapu terbangnnya." Kata Bulan sambil tertawa kecil.
  " Hhhhmmmmmhhhh..." kata Matahari, Awan, dan Angin bersamaan.



  





read more...

2010/11/05

Pakai Saja Maskernya

Minggu-minggu yang lalu mereka masih bisa beraktivitas seperti biasanya. Terlihat senyum-senyum ramah mereka ketika berpapasan atau pun ketika berbincang-bincang masih tampak terlihat rupa seutuhnya. Lain halnya dengan kali ini, setelah gunung itu tidak mampu lagi menahan isinya yang merangsak dan bergejolak. ketika gemuruh -gemuruhnya mulai terdengar mererka pun mulai berbodong-bondong meninggalkan daerahnya menuju ke camp-camp penampungan demi menyelamatkan jiwanya. Mimik-mimik riang tampak menghilang berganti dengan kepanikan. Kocar-kacir yang terpenting adalah meneyelamatkan diri !! Meskipun ada beberapa yang tak mampu untuk menghindari lelehan dan panas yang bergejolak
Di camp-camp itu, tak pernah terpikirkan oleh mereka sebelumnya untuk berkenalan dengan sang masker, yang biasanya di gunakan di tempat-tempat tertentu saja. Kali ini mereka pun harus mengenalinya, dengan sang masker dan bersama-sama beberapa waktu. Enggan tidak bisa di tawar lagi, mereka pun mulai bersahabat dengan sang masker.
Namun ada diantara mereka yang hanya membolak-balikkan sang masker yang saat ini sudah menjadi sangat terkenal di berbagai camp-camp penampungan, mengenakan beberapa saat kemudian dilepaskannya lagi, tampak enggan untuk bersahabat dengannya. Beberapa diantaranya, memerhatikan apa yang sedang dilakukannya.
" Hey, apa yang sedang kamu lakukan, hanya membolak-balikkannya.Mengapa tidak kamu bersahabat saja dengan sang masker itu ?"
" Bukannya enggan untuk untuk bersahabat dengan sang masker, tapi takan terlihat lagi senyum dari kalian, berbicara pun harus kencang-kencang, tampak terkung-kung tak terbiasa."
" Hey, semua yang berada di camp ini pun tak terbiasa, apa mau kamu hirup abu vulakin yang berada di luar sana, berkumpul di dalam badanmu?"
" Sudah pakai saja sang maskernya sampai abu berhenti turun"
" Sampai kapan? "
" Tidak ada yang tahu tentang itu, Pintalah kepada-Nya semoga bencana ini cepat berakhir."
    














       
read more...

2010/01/21

Ujang, Lapar??

Pada saat panas-panasnya matahari, orang-orang pun nampaknya enggan untuk keluar dari tempat berteduhnya, mungkin buat lebih "lebay"nya mending nongkrongin kipas angin atau ac sambil minum es krim dan kaki direndam dalam ember berisi air dingin, biarpun entar malem musti nyuruh orang buat kerokin punggung karena masuk angin.
   Lain halnya dengan seorang pedagang pinggir jalan ini, sebut saja namanya Ujang (bukan nama sebenarnya) heuheuheu hari ini dari pagi buta dia sudah membopong barang dagangannya, saking semangatnya ia membawa barang dagangan banyak hari itu, maklum semalem si ujang bermimpi kalau dagangannya bakal di borong orang. Kemudian, mulailah si ujang menggelar dagangannya, setelah hampir menjelang matahari menyoroti ubun-ubunnya keadaan berkata lain jarang sekali orang yang melewati tepat dagangannya itu karena memang panasnya matahari lagi gila-gilanya.
  Kekesalannya makin menjadi karena memang barangnya tidak ada yang laku satu pun. ia pun mulai bergumam beuh, sudah muka merah, kulit makin item, dagangan gak laku. kekesalannya semakin menjadi ketika melihat orang-orang sedang lahapnya makan di warung depan. Matanya terus tertuju ke sana maklum dari pagi si Ujang belom makan. Matanya hampir akan lepas ketika melihat seseorang akan memasukkan makan ke dalam mulutnya. Otomatis si ujang terperanjat karena diiringi dengan suara "KRRrrriiiuuuukkkk" yang keluar dari perutnya. Ia pun mencoba untuk meronggoh uang yang ada di saku celananya. ketika membuka kepalan tangannya hanya ada satu lembar uang bergambar Kapitan Pattimura dan lima koin bergambar Kakaktua Bali. Uang itu hanya cukup untuk ongkosnya pulang.
  Ketika Si Ujang sedang nyender di pohon meratapi kelaparannya yang menjadi-jadi. Ia melihat ke arah tasnya yang biasa dia bawa. di sebuah saku tas yang jebol, ternyata ada yang nongol, dan matanya pun mulai terkontrol sambil menggal-menggol memerhatikan kantong jebol yang bahenol karena terisi sebagian barang dagangannya yang belom buat satu orang pun kecantol. Si Ujang pun mulai bertanya-tanya, apakah itu yang nolol?     
   Rasa dongkol yang tadinya terkatrol pun berubah menjadi nol. karena memerhatikan sesuatu yang nongol. setelah beberapa detik Si Ujang memerhatikan, oohhhh...ternyata ada sebutir dodol. Si ujang pun segera mengambilnya dari tas yang jebol. ia pun mulai mengingat lagi dari mana ini dodol? setelah pikirannya mengawang-awang, ia pun ingat. ooohhhhh...iya ini dodol dari adol yang pas waktu ngobrol di rumahnya waaahhhh...mana rasanya poll. Ah... lumayan untuk mengganjal perut yang hampir jebol karena terus di tendang para cacing yang pada lepas kontrol dan gak bisa ditakol.
   Si ujang pun mulai melahap dodol bekal dari rumahnya si adol. Sambil menunggu siapa tahu ada seseorang yang ingi membeli barang dagangannya. Sambil memakan dodol seemol-seemol ia mulai mengeluarkan buku yang biasa ia pakai untuk mencatat penjualannya maklum kalkulator sayur pun ia tidak punya. Jadi bisa juga dipakai untuk menjumlahkan bila ada yang membeli banyak.
    Ia iseng-iseng membuat sebuah coretan yang mungkin atau gak mungkin bisa disebut sebagai puisi. Si Ujang mulai mengambil bolpoin yang diselipkan di daun telinganya. kemudian ia mulai ngecapruk di tulisannya. walapun tidak semudah memakan kerupuk. ia pun seperti sedang berada di kasur yang empuk. walaupun sebenarnya hanya telungkup di atas bangku lapuk. ia pun mulai menuliskan

Makasih Dodol

Dodol menahan perut ini dari rasa lapar yang gak terkontrol
Dodol, aku merasa seperti makan nasi dengan ikan tongkol
Dan dengan sambel di cocol sama engkol
Ditambah dengan jengkol

Dodol, aku harap datang seorang cewek bahenol
yang kecantol ama barang dagangan ujang yang gak gol-gol


Baru saja si Ujang menuliskan itu dan belum sempat menyelesaikannya. Tiba-tiba dari kejahuan terdengar sayup-sayup yang memanggil nya "bang-bang". Si Ujang pun terperanjat ternyata ada segerombolan ibu-ibu yang mengitari barang dagangannya. Si Ujang pun segera menghampirinya.

Pembeli : "Bang ini berapaan?"
Ujang : "Ah, Biasa bu Rp 40.000,-"
Pembeli : "Ah, masa bang yang kayak gini harganya segitu?"
Ujang : "eh, Beneran bu, gak bisa kurang"  
Pembeli : " ya sudah, ini semuanya ada berapa?"
Ujang : "ada enam, bu"
Pembeli : "ya, semuanya saja" soalnya kita perlu nih

"Tolong di masukin ke mobil saya, ya!".
"Siap bu" jawab si ujang.

karena si Ujang merasa heran ada orang yang membeli barang dagangannya sebanyak itu. Ia pun kembali bertanya kepada pembelinya.

"Buat apa ini bu? tumben ada orang yang membeli dagangan saya, dengan jumlah banyak begini." tanya si Ujang.
"Ini saya pakai di rumah karena si bapak sangat suka sambel ulek dan kebetulan ulekan yang dulu sudah belah ya saya beli lagi yang baru untung ada bang ini yang jual."
"nah yang lima lagi saya pakai buat nahan pot bunga biar kelihatan bagus saja...heuheuehuehue
"oowwwhhhh" jawab si ujang.

Setelah pembeli itu berlalu, ia pun bersyukur karena hari ini dangangannya habis. Meskipun  sedikit terkekeh-kekeh karena pernyataan si pembeli tadi. Si ujang pun segera membeli nasi bungus di depan dan membawanya pulang agar bisa di santap bersama-sama dengan keluarganya.Dan ujang pun pulang dengan tegap karena tidak membungkuk lagi untuk membawa barang dangangannya pulang.


Ngecapruk



   

     
read more...