Latest Posts

Kamis, 28 Januari 2010

Wavin Flag by K'naan

Euforia Piala Dunia 2010 sayup-sayup mulai terdengar dalam ost. Piala Dunia yang dinyanyikan oleh Knaan. Dengan mendengarkan Ost itu mungkin kita akan terhayut seperti berada di sebuah lapangan berbaur dengan orang-orang dari seluruh dunia untuk menyambut Piala Dunia yang tentunya sudah dinanti-nanti oleh anak-anak, kakak-kakak, ujang-ujang, eneng-eneng, bapak-bapak, dan ibu-ibu penggemar sepak bola.
Nah, bagi yang mau boleh tuh download Ost. Piala Dunia "Wavin Flag by Knaan 



Wavin Flag "K'naan
Wavin' Flag lyrics

When i get older, they'll call me freedom
Just like a Waving Flag.

[Chorus]
When I get older, I will be stronger,
They'll call me freedom, just like a Waving Flag,
And then it goes back, and then it goes back,
And then it goes back

Born to a throne, stronger than Rome
but Violent prone, poor people zone,
But it's my home, all I have known,
Where I got grown, streets we would roam.
But out of the darkness, I came the farthest,
Among the hardest survival.
Learn from these streets, it can be bleak,
Except no defeat, surrender retreat,

So we struggling, fighting to eat and
We wondering when we'll be free,
So we patiently wait, for that fateful day,
It's not far away, so for now we say

[Chorus]

So many wars, settling scores,
Bringing us promises, leaving us poor,
I heard them say, love is the way,
Love is the answer, that's what they say,
But look how they treat us, Make us believers,
We fight their battles, then they deceive us,
Try to control us, they couldn't hold us,
Cause we just move forward like Buffalo Soldiers.

But we struggling, fighting to eat,
And we wondering, when we'll be free
So we patiently wait, for that faithful day,
It's not far away, but for now we say,

[Chorus] 2x

(Ohhhh Ohhhh Ohhhhh Ohhhh)
And everybody will be singing it
(Ohhhh Ohhhh Ohhhhh Ohhhh)
And you and I will be singing it
(Ohhhh Ohhhh Ohhhhh Ohhhh)
And we all will be singing it
(Ohhh Ohh Ohh Ohh)

[Chorus] 2x

When I get older, when I get older
I will be stronger, just like a Waving Flag,
Just like a Waving Flag, just like a Waving flag
Flag, flag, Just like a Waving Flag



Selamat menikmati.....
read more...

Bikin Tepat Alat Tulis dari Kotak Bekas

Apakah Anda pernah merasakan kebingungan saat membutuhkan sebuah bolpoin atau alat tulis lainnya karena belum menyimpannya di sebuah tempat khusus? Coba saja bayangkan bagaimana bila itu diperlukan di saat paling genting. Mungkin itu adalah hal yang sepele tapi alangkah baiknya bila disimpan di tempat yang mudah di jangkau.
Mungkin Anda bisa membeli tempat alat tulis tersebut. Tapi biar lebih ekonomis bisa dimanfaatkan kotak bekas lampu, obat, atau kotak lain yang tidak terlalu banyak memakan tempat (bisa nyempil-nyempil di meja kerja Anda). Caranya gampang saja, bila kebetulan Anda menemukan kotak bekas jangan langsung dibuang kan masih bisa dimanfaatkan buat membuat tempat pensil ini. heuheuehue..... terus buka tuh bagian atasnya masukan pensilnya tinggal simpan saja di dekat meja kerja beres kan. Nah, kalau emang pengen dipermanis bisa juga pakai kertas kado bekas. Nah...lho kok bekas semua? ya karena judulnya membuat dari barang bekas. Jangan terlalu memaksakan bila gak ada kertas kado bekas bisa pakai koran bekas atau kalender bekas. Buat yang pemanisnya entar di lanjut lagi....


 
read more...

Kamis, 21 Januari 2010

Ujang, Lapar??

Pada saat panas-panasnya matahari, orang-orang pun nampaknya enggan untuk keluar dari tempat berteduhnya, mungkin buat lebih "lebay"nya mending nongkrongin kipas angin atau ac sambil minum es krim dan kaki direndam dalam ember berisi air dingin, biarpun entar malem musti nyuruh orang buat kerokin punggung karena masuk angin.
   Lain halnya dengan seorang pedagang pinggir jalan ini, sebut saja namanya Ujang (bukan nama sebenarnya) heuheuheu hari ini dari pagi buta dia sudah membopong barang dagangannya, saking semangatnya ia membawa barang dagangan banyak hari itu, maklum semalem si ujang bermimpi kalau dagangannya bakal di borong orang. Kemudian, mulailah si ujang menggelar dagangannya, setelah hampir menjelang matahari menyoroti ubun-ubunnya keadaan berkata lain jarang sekali orang yang melewati tepat dagangannya itu karena memang panasnya matahari lagi gila-gilanya.
  Kekesalannya makin menjadi karena memang barangnya tidak ada yang laku satu pun. ia pun mulai bergumam beuh, sudah muka merah, kulit makin item, dagangan gak laku. kekesalannya semakin menjadi ketika melihat orang-orang sedang lahapnya makan di warung depan. Matanya terus tertuju ke sana maklum dari pagi si Ujang belom makan. Matanya hampir akan lepas ketika melihat seseorang akan memasukkan makan ke dalam mulutnya. Otomatis si ujang terperanjat karena diiringi dengan suara "KRRrrriiiuuuukkkk" yang keluar dari perutnya. Ia pun mencoba untuk meronggoh uang yang ada di saku celananya. ketika membuka kepalan tangannya hanya ada satu lembar uang bergambar Kapitan Pattimura dan lima koin bergambar Kakaktua Bali. Uang itu hanya cukup untuk ongkosnya pulang.
  Ketika Si Ujang sedang nyender di pohon meratapi kelaparannya yang menjadi-jadi. Ia melihat ke arah tasnya yang biasa dia bawa. di sebuah saku tas yang jebol, ternyata ada yang nongol, dan matanya pun mulai terkontrol sambil menggal-menggol memerhatikan kantong jebol yang bahenol karena terisi sebagian barang dagangannya yang belom buat satu orang pun kecantol. Si Ujang pun mulai bertanya-tanya, apakah itu yang nolol?     
   Rasa dongkol yang tadinya terkatrol pun berubah menjadi nol. karena memerhatikan sesuatu yang nongol. setelah beberapa detik Si Ujang memerhatikan, oohhhh...ternyata ada sebutir dodol. Si ujang pun segera mengambilnya dari tas yang jebol. ia pun mulai mengingat lagi dari mana ini dodol? setelah pikirannya mengawang-awang, ia pun ingat. ooohhhhh...iya ini dodol dari adol yang pas waktu ngobrol di rumahnya waaahhhh...mana rasanya poll. Ah... lumayan untuk mengganjal perut yang hampir jebol karena terus di tendang para cacing yang pada lepas kontrol dan gak bisa ditakol.
   Si ujang pun mulai melahap dodol bekal dari rumahnya si adol. Sambil menunggu siapa tahu ada seseorang yang ingi membeli barang dagangannya. Sambil memakan dodol seemol-seemol ia mulai mengeluarkan buku yang biasa ia pakai untuk mencatat penjualannya maklum kalkulator sayur pun ia tidak punya. Jadi bisa juga dipakai untuk menjumlahkan bila ada yang membeli banyak.
    Ia iseng-iseng membuat sebuah coretan yang mungkin atau gak mungkin bisa disebut sebagai puisi. Si Ujang mulai mengambil bolpoin yang diselipkan di daun telinganya. kemudian ia mulai ngecapruk di tulisannya. walapun tidak semudah memakan kerupuk. ia pun seperti sedang berada di kasur yang empuk. walaupun sebenarnya hanya telungkup di atas bangku lapuk. ia pun mulai menuliskan

Makasih Dodol

Dodol menahan perut ini dari rasa lapar yang gak terkontrol
Dodol, aku merasa seperti makan nasi dengan ikan tongkol
Dan dengan sambel di cocol sama engkol
Ditambah dengan jengkol

Dodol, aku harap datang seorang cewek bahenol
yang kecantol ama barang dagangan ujang yang gak gol-gol


Baru saja si Ujang menuliskan itu dan belum sempat menyelesaikannya. Tiba-tiba dari kejahuan terdengar sayup-sayup yang memanggil nya "bang-bang". Si Ujang pun terperanjat ternyata ada segerombolan ibu-ibu yang mengitari barang dagangannya. Si Ujang pun segera menghampirinya.

Pembeli : "Bang ini berapaan?"
Ujang : "Ah, Biasa bu Rp 40.000,-"
Pembeli : "Ah, masa bang yang kayak gini harganya segitu?"
Ujang : "eh, Beneran bu, gak bisa kurang"  
Pembeli : " ya sudah, ini semuanya ada berapa?"
Ujang : "ada enam, bu"
Pembeli : "ya, semuanya saja" soalnya kita perlu nih

"Tolong di masukin ke mobil saya, ya!".
"Siap bu" jawab si ujang.

karena si Ujang merasa heran ada orang yang membeli barang dagangannya sebanyak itu. Ia pun kembali bertanya kepada pembelinya.

"Buat apa ini bu? tumben ada orang yang membeli dagangan saya, dengan jumlah banyak begini." tanya si Ujang.
"Ini saya pakai di rumah karena si bapak sangat suka sambel ulek dan kebetulan ulekan yang dulu sudah belah ya saya beli lagi yang baru untung ada bang ini yang jual."
"nah yang lima lagi saya pakai buat nahan pot bunga biar kelihatan bagus saja...heuheuehuehue
"oowwwhhhh" jawab si ujang.

Setelah pembeli itu berlalu, ia pun bersyukur karena hari ini dangangannya habis. Meskipun  sedikit terkekeh-kekeh karena pernyataan si pembeli tadi. Si ujang pun segera membeli nasi bungus di depan dan membawanya pulang agar bisa di santap bersama-sama dengan keluarganya.Dan ujang pun pulang dengan tegap karena tidak membungkuk lagi untuk membawa barang dangangannya pulang.


Ngecapruk



   

     
read more...

Jumat, 15 Januari 2010

Hal-hal yang Dilakukan Anak Sebelum Tidur

Bagi Anda yang telah memiliki anak tentulah sangat mengetahui kebiasaan-kebiasaan yang sering dilakukan oleh anak Anda. Mungkin banyak sekali kebiasaan yang sering dilakukan oleh anak Anda. Salah satunya adalah kebiasaan ketika anak tersebut akan tidur. memang tidak semua anak yang melakukan kebiasaan-kebiasaan unik untuk bisa memejamkan matanya dan mulai memasuki alam mimpi. Nah, apa saja hal unik yang dilakukan oleh anak sebelum tidur, di sini ada beberapa yang pernah saya lihat, diantaranya:
1. Mengisap Jempol
2. Memegangi Rambut yang meninabobokannya
3. Mendengarkan Musik
4. Memegangi perut
5. Memegangi ketiak
6. Menggigit
Itu mungkin sedikit dari berbagai hal yang biasa dilakukan anak-anak ketika menjelang tidur. Namun yang harus dihindari ketika anak Anda memiliki kebiasaan menggigit karena merupakan salah satu kebiasaan buruk. Mungkin kebiasaan ini harus segera ditinggalkan karena tentunya Anda yang meninabobokan akan merasa kesakitan bukan? Nah, kebiasaan ini tidak mungkin langsung bisa ditinggalkan, alih-alih malah anak Anda tidak bisa tidur. lakukan pengurangan dengan jalan melepaskan gigitan secara bertahap dari menit ke menit.

Semoga Bermanfaat....  
read more...

Senin, 11 Januari 2010

Tips Cari Film Buat Anak

Memang banyak jenis genre film di dunia ini dari mulai Action sampai film anak. Mungkin untuk orang dewasa mudah-mudah saja mencari film yang bagus. Tapi untuk anak-anak mungkin harus dibantu oleh orang tuannya. Karena pernah ada kejadian film anak yang di tengahnya ada "film Hot" yang tidak pantas di lihat oleh anak-anak. Oleh karena itu, untuk menghindari hal tersebut ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, diantaranya :
 1. Minta garansi untuk film yang anda beli
 2. Dicoba dulu filmnya siapa tahu tidak jalan
 3. Kalau sempat sebelum anak Anda menyaksikan film tersebut saksikan dulu oleh anda dan bila memang seluruhnya benar film untuk anak barulah boleh anak anda sendiri yang menyaksikannya.
 4. Temani anak anda ketika menyaksikan film tersebut
 5. Bila memang filmnya ternyata ada yang anehnya, bisa dibalikin ke penjual, dan minta ganti dengan yang bener.. kan dah minta garansi

hahay....kalau emang masih ada boleh ditambah.
read more...

Jumat, 16 Oktober 2009

Perjalanan Sang Microfone




Di suatu sore yang indah dalam sebuah hiruk-pikuk aktivitas manusia. Aku hanya diam melihat kegiatan manusia. Bersandar di tempat yang nyaman yang dibatasi dengan kaca yang besar. Tidak bisa menyapa, bersenda gurau, berdialog, bahkan menggapai orang-orang di sekitar. Dalam hatiku mulai bertanya, “Sampai kapankah aku seperti ini?” aku pun mulai meringis, nampaknya tak akan bisa terobati walau seringkali banyak troubadur dan para penghibur lainnya yang datang. Di panti asuhan ini, bersama rekan-rekan dan para seniorku.
Mereka tidak tahu sebenarnya yang aku inginkan -memang nampak seperti autis- tak mau hatiku mulai berontak. Sangat ingin sekali aku mememcahkan kaca pemabatas ini. Karena aku juga memiliki cita-cita, ingin berkelana bercengkrama dengan semua orang. Aku hanya berdo’a mudah-mudahan ada tangan yang membatuku keluar dari sini.
Teman-temanku sudah mulai bepergian menghirup udara segar di luar sana. Bagaimana dengan aku??? Aku mulai tiada kawan di sini. Kawan terakhirku pergi siang tadi, dia menjadi seorang penghibur. Layaknya para penyanyi di tempat-tempat hiburan. Aku hanya bisa mengatakan “selamat tinggal” dan mengantarkan sampai pintu geser ini. Namun, ada satu kata-kata yang selalu aku ingat darinya.
read more...